Showing posts with label Jaringan. Show all posts
Showing posts with label Jaringan. Show all posts

Friday, January 29, 2016

Paket Header

       Kali ini saya akan share tentang Paket Header menirut Wiki pedia:

        Paket jaringan atau network packet adalah satuan informasi dasar yang dapat ditransmisikan di atas jaringan atau melalui saluran komunikasi digital. Sebuah paket berisi packet header yang berisi informasi mengenai protokol tersebut (informasi mengenai jenis, sumber, tujuan, atau informasi lainnya), data yang hendak ditransmisikan yang disebut dengan data payload, dan packet trailer yang bersifat opsional. Sebuah paket memiliki struktur logis yang dibentuk oleh protokol yang digunakannya. Ukuran setiap paket juga dapat bervariasi, tergantung struktur yang dibentuk oleh arsitektur jaringan yang digunakan. Paket jaringan juga dapat disebut datagram, frame, atau cell.
Jika dilihat dari perspektif model tujuh lapis Open Systems Interconnection (OSI), istilah packet dan frame memiliki definisi yang jauh berbeda. Sebuah paket merupakan "amplop elektronik" yang mengandung informasi yang dibentuk pada lapisan 3 hingga lapisan 7 dari model tujuh lapis OSI tersebut; sementara sebuah frame adalah "amplop elektronik" yang mengandung informasi mengenai paket dan informasi lainnya dari semua lapisan dari tujuh lapisan OSI.
Paket jaringan dibuat saat transmisi dilakukan, dengan menggunakan proses enkapsulasi.



sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Paket_jaringan

Saturday, January 23, 2016

Setting Radio UBNT sebagai Station

     Pertama kita siapkan peralatan sebagai berikut
  1. Antena untuk station
  2. Kabel UTP
Langkah langkahnya sebagai berikut
  1. Pastikan kabel utp poe(power of ethernet) pada adaptor terhubung ke perangkat radiodan yang ethernet lan ter sambung ke pc/lapop (jangan sampai salah colok/tertukar hingga mengakibatkan perangkat rusak/terbakar)
  2. Pastikan laptop sudah dapat terkoneksi dengan radio dengan cara ping ip default radio
  3. Setting ip pada laptop satu sapnet dengan ip defalut perangkat antena ubnt yaitu 192.168.1.20 bila dilaptop 192.168.1.(selain 20)


  •  Buka melalui browser ip default ubnt dan masukan username dan pasword yaitu untuk username ubnt dan untuk password ubnt pilih negara beri centang dan login.
  • Pilih system>berinamamisalnya mz400 sta maluk pilih waktu>enable>pilih tanggal>change>apply.
  • Network>>Static>IP di ganti yang1.20 di ganti misalnya1.23>change>apply.

 
  •  Kalo tiba tiba keluar maka anda harus memasukan ip yang anda ganti tadi misal seperti yang di atas yaitu192.168.1.23 bila muncul gambar seperti di bawah ini maka lakukan seperti di gambar.


  • Setelah itu login lagi.
  • Kemudian wireless>cari nama ssid dari accesspoint yang tadi kita buat>
  • Misalnya AP Maluk
  • Kallo di scan ada AP Maluk
  • Di klik kemudian look to AP
  •     Kemudian klik paling kiri kemudian klik airmax proxy menjadi high port nya di samakan dengan yang accesspoint misalnya accsess pointnya 11111 maka stationnya harus11111


  •     Bila sudah begini maka anda telah berhasil.

Semoga Berhasil

Tuesday, January 19, 2016

Reset Radio UBNT

Langkah sebagai berikut
Silahkan buka menu system lalu scrool kebawah pilih reset,kemudian pilih yes reset>lalu tunggu sampai proses reset selesai.

Seting Radio UBNT untuk AccessPoint

       Kali ini saya akan share tentang Bagaimana konfigurasi Radio UBNT menjadi  Access Point.
  Pertama kita siapkan peralatan sebagai berikut
  1. Antena untuk access point
  2. kabel utp
Langkah langkahnya sebagai berikut
  1. Pastikan kabel UTP ''poe''(power of ethernet) pada adaptor terhubung ke perangkat radio dan yang ethernet Lan tersambung ke PC/Lapop (jangan sampai salah colok/tertukar hingga mengakibatkan perangkat rusak/terbakar)
  2. Pastikan laptop sudah dapat terkoneksi dengan radio dengan cara ping ip default radio
  3. Setting IP pada laptop satu sapnet dengan ip defalut perangkat antena ubnt yaitu 192.168.1.20 bila dilaptop 192.168.1.(selain 20)

 4.Buka melalui browser IP default UBNT dan masukan username dan pasword yaitu untuk username ubnt dan untuk password ubnt pilih negara beri centang dan login
5.Pilih system>berinamamisalnya mz400 ap maluk pilih waktu>enable>pilih tanggal>change>apply.

6.Network>IP>Static>IP di ganti yang 1.20  di ganti misalnya 1.23 >change>apply.

  •   Bila muncul seperti gambar di bawah ini maka ikutilah saja serperti gambar di bawah ini

  
7.Wireless >Access Point>berinama ssid>pilih frekuensi dengan cara tooll>site survey>pilih frekuensi,kemudian centang enable frekuensi list kemudian selet>pastikan chanelnya 30/40MHz >wireless scuriti(wpa> set pasword) lalu changekemu dian apply.




aply

 8.Paling kiri enable air max kemudian portnya di ganti 11111 change kemudian aplyy

Semoga Berhasil

Saturday, January 9, 2016

Maca-macam Antena Jaringan

Maca-macam Antena Jaringan




      Kali ini saya akan share tentang macam-macam Antena Jaringan,kita mulai pengertianya:
Antena adalah alat untuk mengirim dan menerima gelombang elektromagnetik, bergantung kepada pemakaian dan penggunaan frekuensinya, antena bisa berwujud berbagai bentuk, mulai dari seutas kabel, dipole, ataupun yagi, dsb. Antena adalah alat pasif tanpa catu daya(power), yang tidak bisa meningkatkan kekuatan sinyal radio, dia seperti reflektor pada lampu senter, membantu mengkonsentrasi dan memfokuskan sinyal.
Kekuatan dalam mengkonsentrasi dan memfokuskan sinyal radio, satuan ukurnya adalah dB. Jadi ketika dB bertambah, maka jangkauan jarak yang bisa ditempuhpun bertambah. Jenis antena yang akan dipasang harus sesuai dengan sistem yang akan kita bangun, juga disesuaikan dengan kebutuhan penyebaran sinyalnya.

sumber:http://lutfinurbani15.blogspot.co.id/2015/06/pengertian-dan-macam-macam-antena.html

           Seperti yang kita tahu ada danyak antena jaringan  di antaranya sebagai berikut:
  •  Omni directional.

Hasil gambar untuk antena omni

Cara kerjanya yaitu memancarkan signal kesamping.

  •  Flat Panel Antena.


Hasil gambar untuk flat panel antenna

    Antena ini hanya memfokuskan pada satu titik dan frekuensinya rendah hanya di gunakan untuk jarak dekat.

  •  Grid Antena.

Hasil gambar untuk fungsi grid antenna


 Untuk memperkuat dan mengarahkan  wirles untuk melakukan koneksi point to poin,multi pointfungsinya menrima dan mengirim signal radio ber frekuensi 2,4mhz dimana data tersebut bisa berbentuk internet maupun intranet.


  •  Solid Disc Antena
Hasil gambar untuk solid dish antenna


            Biasanya untuk point to point jarak jauh mounting pada tower harus baik,karena bisa mempengaruhi
    Di butuhkan ketelitian dalam pointing

  •  Sectoral Antena.


Hasil gambar untuk sectoral antenna


      Antena ini sering digunakan untuk memancarkan wireles.

  •  Antena Sectoral(Array)
Hasil gambar untuk antena array

 Biasanya di pasang di tower jaringan apabila yang di pasangnya  di tower 3 buah bearti antena ini memancarkan signal 120 derajad apabila dipasang 4 buah bearti 90 derajad

KALO ADA YANG SALAH MOHON DI KOMENTAR
SEMOGA BERMANFAAT

Thursday, January 7, 2016

TCP,UDP DAN ICMP

         Kali ini saya akan share tentang TCP,UDP dan ICMP  kita mulai dari pengertianya menuru WikiPedia:
          Internet Control Message Protocol (ICMP) adalah salah satu protokol inti dari keluarga protokol internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan.

Gambaran Teknis 


Internet Control Message Protocol (ICmP) adalah bagian dari keluarga protokol Internet dan didefinisikan di dalam RFC 792. Pesan-pesan ICMP umumnya dibuat sebagai jawaban atas kesalahan di datagram IP (seperti yang dispesifikasikan di RFC1122) atau untuk kegunaan pelacakan atau routing.
Versi ICMP ini juga dikenal sebagai ICMPv4, yang merupakan bagian dari Internet Protocol versi 4. Sedangkan versi terkini yaitu ICMPv6.

       Transmission Control Protocol (TCP) adalah suatu protokol yang berada di lapisan transport (baik itu dalam tujuh lapis model referensi OSI atau model DARPA) yang berorientasi sambungan (connection-oriented) dan dapat diandalkan (reliable). TCP dispesifikasikan dalam RFC 793.

TCP memiliki karakteristik sebagai berikut:
  • Berorientasi sambungan (connection-oriented): Sebelum data dapat ditransmisikan antara dua host, dua proses yang berjalan pada lapisan aplikasi harus melakukan negosiasi untuk membuat sesi koneksi terlebih dahulu. Koneksi TCP ditutup dengan menggunakan proses terminasi koneksi TCP (TCP connection termination).
  • Full-duplex: Untuk setiap host TCP, koneksi yang terjadi antara dua host terdiri atas dua buah jalur, yakni jalur keluar dan jalur masuk. Dengan menggunakan teknologi lapisan yang lebih rendah yang mendukung full-duplex, maka data pun dapat secara simultan diterima dan dikirim. Header TCP berisi nomor urut (TCP sequence number) dari data yang ditransmisikan dan sebuah acknowledgment dari data yang masuk.
  • Dapat diandalkan (reliable): Data yang dikirimkan ke sebuah koneksi TCP akan diurutkan dengan sebuah nomor urut paket dan akan mengharapkan paket positive acknowledgment dari penerima. Jika tidak ada paket Acknowledgment dari penerima, maka segmen TCP (protocol data unit dalam protokol TCP) akan ditransmisikan ulang. Pada pihak penerima, segmen-segmen duplikat akan diabaikan dan segmen-segmen yang datang tidak sesuai dengan urutannya akan diletakkan di belakang untuk mengurutkan segmen-segmen TCP. Untuk menjamin integritas setiap segmen TCP, TCP mengimplementasikan penghitungan TCP Checksum.
  • Byte stream: TCP melihat data yang dikirimkan dan diterima melalui dua jalur masuk dan jalur keluar TCP sebagai sebuah byte stream yang berdekatan (kontigu). Nomor urut TCP dan nomor acknowlegment dalam setiap header TCP didefinisikan juga dalam bentuk byte. Meski demikian, TCP tidak mengetahui batasan pesan-pesan di dalam byte stream TCP tersebut. Untuk melakukannya, hal ini diserahkan kepada protokol lapisan aplikasi (dalam DARPA Reference Model), yang harus menerjemahkan byte stream TCP ke dalam "bahasa" yang ia pahami.
  • Memiliki layanan flow control: Untuk mencegah data terlalu banyak dikirimkan pada satu waktu, yang akhirnya membuat "macet" jaringan internetwork IP, TCP mengimplementasikan layanan flow control yang dimiliki oleh pihak pengirim yang secara terus menerus memantau dan membatasi jumlah data yang dikirimkan pada satu waktu. Untuk mencegah pihak penerima untuk memperoleh data yang tidak dapat disangganya (buffer), TCP juga mengimplementasikan flow control dalam pihak penerima, yang mengindikasikan jumlah buffer yang masih tersedia dalam pihak penerima.
  • Melakukan segmentasi terhadap data yang datang dari lapisan aplikasi (dalam DARPA Reference Model)
  • Mengirimkan paket secara "one-to-one": hal ini karena memang TCP harus membuat sebuah sirkuit logis antara dua buah protokol lapisan aplikasi agar saling dapat berkomunikasi. TCP tidak menyediakan layanan pengiriman data secara one-to-many.
TCP umumnya digunakan ketika protokol lapisan aplikasi membutuhkan layanan transfer data yang bersifat andal, yang layanan tersebut tidak dimiliki oleh protokol lapisan aplikasi tersebut. Contoh dari protokol yang menggunakan TCP adalah HTTP dan FTP.


          UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Protokol ini didefinisikan dalam RFC 768.
UDP memiliki karakteristik-karakteristik berikut:
  • Connectionless (tanpa koneksi): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host yang hendak bertukar informasi.
  • Unreliable (tidak andal): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama transmisi. Umumnya, protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP mengimplementasikan layanan keandalan mereka masing-masing, atau mengirim pesan secara periodik atau dengan menggunakan waktu yang telah didefinisikan.
  • UDP menyediakan mekanisme untuk mengirim pesan-pesan ke sebuah protokol lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam sebuah host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Header UDP berisi field Source Process Identification dan Destination Process Identification.
  • UDP menyediakan penghitungan checksum berukuran 16-bit terhadap keseluruhan pesan UDP.
UDP tidak menyediakan layanan-layanan antar-host berikut:
  • UDP tidak menyediakan mekanisme penyanggaan (buffering) dari data yang masuk ataupun data yang keluar. Tugas buffering merupakan tugas yang harus diimplementasikan oleh protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP.
  • UDP tidak menyediakan mekanisme segmentasi data yang besar ke dalam segmen-segmen data, seperti yang terjadi dalam protokol TCP. Karena itulah, protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus mengirimkan data yang berukuran kecil (tidak lebih besar dari nilai Maximum Transfer Unit/MTU) yang dimiliki oleh sebuah antarmuka di mana data tersebut dikirim. Karena, jika ukuran paket data yang dikirim lebih besar dibandingkan nilai MTU, paket data yang dikirimkan bisa saja terpecah menjadi beberapa fragmen yang akhirnya tidak jadi terkirim dengan benar.
  • UDP tidak menyediakan mekanisme flow-control, seperti yang dimiliki oleh TCP.
 sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Internet_Control_Message_Protocol
https://id.wikipedia.org/wiki/Transmission_Control_Protocol
https://id.wikipedia.org/wiki/User_Datagram_Protocol