Showing posts with label Proxmox. Show all posts
Showing posts with label Proxmox. Show all posts

Monday, January 25, 2016

Membuat Virtual Machine di Proxmox

Cara Membuat VM (Virtual Machine) di Proxmox 
Implementasi perangkat lunak dari sebuah mesin komputer yang dapat menjalankan program sama seperti layaknya sebuah komputer asli.
  •   Jalankan server Proxmox anda dan Buka ip address proxmox anda dengan
    web browser kesukaan anda
  •  Kemudian akan muncul tampilan Control Web Based Proxmox anda
  • Pada pojok kanan atas terdapat 3 menu Logout, Create VM, Create CT. Klik yang Create VM
  •  Berikan nama pada VM kita misalnya COBA.
  •  Pilih OS yang kita gunakan, misalnya Linux.
  •  Masukan CD DVD yang sudah kamu upload.
.
  •  Kemudian berikan kapasitas hardisk untuk VM anda.
  •  Next saja
  •  Berikan kapasitas memory untuk VM anda
  •  Masukan Vlan id yang sudah anda setting di Mikrotik .
  •  Kemudian Finish
  •  Kemudian VM akan muncul kemudian istall VM anda sesuai keinginan


Semoga Berhasil

Saturday, January 23, 2016

Upload File ISO Debian di Proxmox

      Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah file ISO Debian di flasdisk atau DVD.Kemudian buka proxmox anda misalnya dihttps://192.168.22.12:8006,kemudian login username root paswordnya sama waktu menginstal proxmox,kalo sudah masuk proxmok maka ikuti langkah berikut
    • Pilih local(proxmox)
    1.  
      2. Kemudian pilih conten
       
      3. Kemudian pilih upload


      4. Kemudian pilh iso yang akan di upload
      5. Kemudian tunggu sampai selesai

    Friday, January 22, 2016

    Menginstall PROXMOX di Server

        setelah sebelumnya pengenalan proxmox sekarang adalah install proxmox
    Tutorial Menginstal Proxmox
    1. Download Proxmox VE di http://www.proxmox.com/downloads/proxmox.
    2. Burning ke dalam CD atau menggunakan Live USB.
    3. Booting komputer menggunakan CD yang sudah diburn atau jika tidak boot komputer menggunakan USB. 
    4. Pada langkah pertama akan muncul halaman awal instalasi, kemudian tekan ENTER.
      Reza Saputra
    5. Langkah selanjutnya pilih I Agree pada bagian lisensi. Proxmox ini dirilis dalam lisensi GPL sehingga bisa digunakan secara bebas atau free.
      Reza Saputra
    6. Setelah menyetujui lisensi langkah berikutnya adalah memilih hardisk yang akan digunakan untuk sistem Proxmox. Perlu diketahui bahwa Proxmox akan mengformat seluruh isi hardisk dan mengisinya dengan sistem. Jadi hendaknya backup terlebih dahulu bila sebelumnya hardisk tersebut berisi data-data penting.
      Reza Saputra
    7. Berikutnya adalah mengatur Location and Time selection yaitu menentukan lokasi dan zona waktu sistem Proxmox VE. Isikan pada tab Country dengan Indonesia.
      Reza Saputra
    8. Sama seperti sistem operasi Linux lainnya, Proxmox juga mewajibkan untuk penggunanya menetapkan password. Secara default sistem Proxmox memiliki user root. Kemudian isikan E-mail, hal ini digunakan untuk monitoring, sehingga segala bentuk informasi akan dikirimkan ke e-mail tersebut.
      Reza Saputra
    9. Karena Proxmox dalam konfigurasinya kebanyakan menggunakan web based maka dalam hal ini wajib diatur IP untuk keperluan remote menggunakan web.
      Reza Saputra
    10. Setelah langkah-langkah yang telah dilakukan tadi maka proses instalasi pun dapat berjalan. Tunggu sekitar kurang lebih 30 menit sampai proses install selesai.
      Reza Saputra 
       
    11. Apabila proses instalasi selesai kemudian sistem akan meminta untuk reboot.



    Sumber:http://blog.cyberpassnet.tk/2015/09/tutorial-menginstal-proxmox.html

    Friday, January 15, 2016

    Pengenalan PROXMOX

        Kali ini saya akan share tentang pengenalan Proxmox ,kita mulai pengenala
           
     
          Proxmox VE (Virtual Environment) adalah salah satu distro Linux dari basis Debian yang mempunyai fungsi khusus sebagai virtualisasi baik appliance maupun operating system. Proxmox berjalan dengan mode text, walaupun seperti itu Proxmox akan lebih mudah dikonfigurasi melalui akses remote dengan web based. Untuk sekarang Proxmox dengan release terbaru adala Proxmox VE 2.3 Proxmox support beberapa jenis platform virtualisasi seperti KVM dan OpenVZ. Dengan berbasis distro Debian Stable dan menggunkan kernel khusus untuk virtualisasi menjadikan Proxmox VE sebuah Bare Metal Virtualtation Platform yang power full. Bare Metal adalah sistem komputer dimana mesin virtual dipasang langsung pada komputer dala sistem operasi tanpa diinstall terlebih dahulu aplikasi tertentu. Istilah Bare Metal mengacu pada hardisk.
    - Kelebihan Proxmox
    a) Open source, sehingga free untuk digunakan oleh siapapun.
    b) Mudah dalam instalasi dan konfigurasi.
    c) Mendukung platform virtualisasi berbasis KVM dan OpenVZ.
    d) Mendukung berbagai format hardisk virtual.
    e) Minimalis dan power full dalam pemakaian memory karena hanya butuh sedikit memory untuk menjalankan virtual server.
    f) Mendukung auto backup sesuai schedule yang ditentukan baik ke internal storage maupun external storage.
    g) Dapat digunakan untuk Cluster dan High Avaliablity Server.
    h) Mendukung banyak model storage : LVM, iSCSI, Local Directory maupun NFS.
    i) Sudah mendukung Live Migration.

    - Beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai Proxmox antara lain :
    a) Proxmox hanya disediakan untuk mesin 64 bit sehingga tidak akan bisa berjalan pada mesin 32 bit.
    b) Pada saat instalasi, Proxmox akan menghapus seluruh isi dari hardisk. Sehingga jika hanya ingin melakukan percobaan gunakan hardisk yang kosong atau gunakan mesin virtual juga.
    c) Jika ingin menggunakan KVM, Proxmox membutuhkan motherboard/CPU yang mendukung teknologi virtualisasi yaitu intel VT/AMD-V.
    - Kebutuhan Hardware Untuk Proxmox
    Kebutuhan spesifikasi server pada dasarnya tergantung pada virtual server yang akan digunakan. Semakin tinggi spesifikasi yang akan dijalankan maka semakin tinggi juga kebutuhan hardware yang harus tersedia (mesin induk). Meski demikian, asumsi ini tidak 100% benar karena ada beberapa teknologi virtualisasi seperti OpenVZ yang mampu melakukan pembagian resource sehingga apabila jika mesin virtual ada 3 yang masing membutuhkan 1 GB memory tidak berarti server (mesin induk) harus memiliki kapasitas
    memory 3 x 1 GB.
    Spesifikasi minimal pada server induk yang harus terpenuhi agar virtual server dapat berjalan adalah :
    a) Processor Pentium 4, dan harus memiliki kemampuan 64 bit.
    b) Jika akan menggunakan model full virtualization CPU harus memiliki model
    motherboard intel VT (Virtualtation Technology) atau AMD-V.
    c) Memory RAM minimal 1 GB.
    d) Kapasitas hardisk minimal 20 GB.
    e) NIC (Network Interface Card)
     Sumber:https://en.wikipedia.org/wiki/Proxmox_Virtual_Environment dan   http://ivanpermana28.blogspot.co.id/2016/01/pengenalan-proxmox.html